HOME

Peringati Hari Pohon Sedunia, Masyarakat Indonesia Beri Ucapan

Pekanbaru, Mapalaumri.com (21/11) Bila hari bumi diperingati setiap tanggal 22 maret, juga ada hari lingkungan hidup setiap tanggal 5 juni, maka hari pohon sedunia juga memiliki hari khusus nya juga, yaitu tanggal 21 November diperingati hari pohon sedunia.

Dipilih tanggal 21 November untuk menghormati jasa-jasa J. Sterling Morton, Seorang pecinta alam asal amerika, yang gigih mengampanyekan gerakan menanam pohon. selain itu juga hari pohon dimunculkan untuk meningatkan manusia akan penting nya pohon bagi kehidupan mahluk hidup lain nya, memerangi pemanasan global, mencegah bencana alam, dan melindungi tempat tinggal mahluk hidup.

Saat ini pohon masih menutupi sekitar 30 persen muka Bumi, tapi kelangsungannya mengkhawatirkan karena hutan rimba kita menghilang dengan laju dan tinggi. deforestasi skala masif hingga 130.000 kilometer persegi setiap tahunnya. Sementara total hutan di Bumi yang sudah lenyap adalah 2,3 miliar kilometer persegi, tercatat selama belasan tahun (periode 2000-2012).

Para ilmuwan memperhitungkan dengan tingkat deforestasi yang terjadi sekarang ini, kawasan hutan dunia akan bisa habis total dalam seabad. di samping menghapuskan hutan-hutan di Bumi, deforestasi juga memengaruhi kualitas tanah di area hutan, hingga akhirnya mengakibatkan kerusakan lahan. Tanah hutan yang lembab tanpa terlindungi dari paparan langsung sinar matahari oleh pohon akan segera menjadi kering. Tentunya pengaturan siklus air terganggu, karena pohon-pohon yang membantu uap air kembali ke atmosfer. Oleh sebab itu, pohon juga memainkan satu peran penting dalam penyerapan polutan gas rumah kaca yang menyulut pemasan global.

Begitu pentingnya akan keberadaan pohon, menggugah umat manusia untuk sadar akan pentingnya menanam dan merawat pohon seperti program RTH atau Ruang Terbuka Hijau merupakan bentuk implementasi UU NO 26 TAHUN 2007 TENTANG RTH ( RUANG TERBUKA HIJAU). Ada beberapa kota yang sudah menerapkan RTH ini diindonesia diantara nya adalah Balikpapan, Aceh, Surabaya, Pekanbaru dan hampir seluruh kota di indonesai.

Tidak sampai disitu saja, Mahasiswa yang bergerak di organisasi kepencintaa alaman juga melakukan aksi bertepatan hari pohon sedunia dengan menanam tanaman mangrove seperti yang diakukan mahasiswa pencinta lingkungan hidup (Sintalaras) dari universitas negeri makasar. Dan sampai berita ini dimuat ke publik, ucapan selamat hari pohon sedunia juga ramai disampaikan oleh masyarakat, kelompok pecinta alam, dan mahasiswa di indonesia. karena keberadaan pohon memang sangat bermanfaat.

“selamat hari pohon sedunia, semoga pohon-pohon yang berada dihutan-hutan diindonesia tetap utuh dan tetap lestari sepanjang zaman… salam lestari”
(Chiko Luciano-Alpiniste Jakarta)

“Selamat hari pohon sedunia, pohon adalah sumber keindahan, kenyamanan, dan mampu membuat hidup kita sehat,. maka dari itu kita sudah seharus nya menjaga dan merawat pohon agar tetap hijau. hijau pohon ku, hijau alam ku. salam lestariii”
(Abdurrahman Saleh-Universitas muhammadiyah Riau).

“saya yuliawati dwiputri, anggota muda mapala umri mengucapkan selamat hari pohon sedunia. semoga masyarakat yang belum sadar akan penting nya pohon, agar segera sadar,. dan buat teman-teman lain nya, tetap jaga pohon dan hutan kita. karna hijau pohon menyejukan bagaikan setetes kesejukan surga. satu pohon sangat berarti bagi umat didunia”
(yuliawati Dwiputri-Mapala Universitas Muhammadiyah Riau)

“Selamat hari pohon sedunia, mari kita jaga dan lestarikan pohon disekitar lingkungan hidup kita, hidup yang bermanfaat adalah hidup yang memberikan pengertian kepada sesama mahluk hidup, Salam Lestariii”
(Eko Fauzan Adima-Mapala Mahesa, Universitas Muhammadiyah Tanggerang)

“Tebanglah pohon sesuka mu, hingga pundi-pundi melimpah ruah, tebanglah pohon hingga engkau merasa perkasa tebanglah hingga suatu saat nanti engkau akan menyadari, bahawa setidaknya setiap orang membutuhkan minimal satu pohon dalam hidup. satu pohon yang memberimu atap, satu pohon yang memberimu sandang, satu pohon yang memberimu pangan, hingga enhkau tersadar bahawa hewan yang menjadi pangan mu membutuhkan pohon untuk siklus hidupnya.. lalu engkaupun hanya bisa menangis, karna tersadar, bahawa sadarmu telah terlambat… Selamat hari pohon, mari kita semakin bijak memanfaatkan pohon”
(Yudha Wira Pratama Pribadi ASTAGA)

“Selamat hari pohon sedunia 21 November 2017, mari bersama lestarikan hutan dan pohon untuk alam yang hijau nan sehat”
(Nove-Mapasuri Purworejo)

“Mengingat semakin hari dampak pemanasan global dibumi tidak dapat diabaikan dan dibiarkan begitu saja. bentuk kepedulian terhadap lingkungan bisa diwujudkan dengan menanam pohon. selamat hari pohon sedunia, ayo tanam pohon seperti menanam rasa sayang kepada orang tercinta”
(M Doger-Tarantula BSI jogja)

“Selamat Hari Pohon, dari rumah kayu kami yang terbuat dari pohon dan dikelilingi pohon-pohon”
(Jarody Hestu-Desa Wisata Kebonagung, Imogiri, Bantul, DIY)

“Pohon merupakan salah satu kunci utama keseimbangan lingkungan hidup. Mari kita lestarikan alam dengan menjaga pohon kita. Selamat hari pohon sedunia. Hijaukan bumi tanpa tawar menawar Lestari!
(Ajeng-Grahapala Rinjani Universitas Mataram)

“Selamat hari pohon sedunia, mari tanam pohon bagi kelangsungan hidup manusia dan jangan lupa untuk selalu merawat nya, kita bukan mewarisi pohon tapi meminjam dari anak cucu kita. lestari alamku”
(Yudi-Avtech)

“Meskipun pohon itu bisu dia punya banyak cerita dan kesaksian, namun kita tidak punya itu jika tidak berjalan, kita butuh cerita untuk masa depan, kesaksian bahwa dunia ini sempat pernah indah”
(Yulian Rahman-Mapala Lokasamgraha, Bali)

PUISI TENTANG POHON

Tentang pohon, savana dan hari esok.

Setelah berjalan jauh, kurebahkan tubuhku di samping batu yang terlihat gagah dan tegar.
Aku terdiam ditengah padang savana dengan warnanya yang kekuning coklatan.
Kuhirup dalam dalam aroma khas rerumputan yang terbakar sinar siang hari,
Mataku terlempar jauh..

Sesekali kulukis fatamorgana dengan kaca-kaca pantulan matahari bak ditengah gurun pasir timur tengah.
Ku teguk sebotol air mineral isi ulang, sekali, dua kali..
Tenggorokan yang kering menjadi manja,

Lamunku mulai terbang sambil menikmati irama angin yang lebih indah dari suara deburan ombak..
Lalu hembusan angin yang liar menyadarkanku, menerbangkan rambut2ku yang terurai dan menjatuhkanku lembut dari lamunan yang indah tentang masa depan.

Kusipitkan mataku,
Dari jauh aku menangkap sebatang pohon ditengah savana yang bergoyang-goyang digelitik angin.
“Kenapa pohon itu sendirian disana? ”
Tanyaku pada kawan yang juga tengah menikmati indahnya bumi tanpa manusia.
” lalu apa bedanya kita dengan pohon itu? ”
Aku tersenyum, benar juga kata kawanku.

” kenapa ya pohon itu tidak kesepian disana? Padahal dia jauh dari temannya, disekelilingnya hanya savana,
kenapa pohon itu bisa hidup? ”
Lalu kawanku menjawab.

” lalu kenapa kamu punya banyak teman malah pergi mencari kesunyian dan kamu tidak mati?
Sedangkan saat dekat dengan teman-temanmu ataupun dikermaian kamupun pernah merasa mati?
Tanpa menjawab aku tersenyum lagi.

“hanya saja aku kasihan melihat pohon itu sendirian, seperti sebuah takdir yang kejam, dia tumbuh ditempat yang salah”
Kawanku menatapku, lalu tersenyum tepat didepan wajahku.

“takdir tidak pernah salah, pohon itu tidak pernah kesepian. Kau tau kenapa? ”
Mata kami saling menatap,
Dia menatapku dalam, seperti masuk kedalam otakku.

” pohon itu adalah tempat bersandar orang-orang kesepian pada keramaian duniawi, tak terhitung berapa pundak yang bersandar pada tubuhnya, mengeluh pada dirinya tentang munafiknya dunia yang dialami mereka,oleh karena itu pohon itu memilih lebih kuat, hanya karena ingin lebih lama lagi menertawakan manusia-manusia yang ingin lari dari berbagai masalah duniawinya.

Mataku berkaca-kaca..
Aku bertanya pada diriku sendiri, apakah aku tengah melarikan diri ?

“dia sendirian disana karena pohon-pohon yang lain telah muak dan mati dimakan asa ataupun bisa juga telah musnah atas kerakusan para manusia, namun satu hal kenapa aku memilih berjalan sekarang? Aku takut esok alam ku tidak lagi seindah ini.

Aku hanya hawatir padang savana ini tidak lagi elok esok. Iya jika aku masih bertemu pohon itu? Meskipun pohon itu bisu dia punya banyak cerita dan kesaksian, namun kita tidak punya itu jika tidak berjalan, kita butuh cerita untuk masa depan, kesaksian bahwa dunia ini sempat pernah indah”

Puisi By : yulian_rahma – Mapala Lokasamgraha Bali

Manfaatkan momen Car Free Day, MAPALA UMRI lakukan kegiatan ini

Pekanbaru, Mapalaumri.com (20/11) Car Free Day atau hari bebas kendaraan yang diadakan oleh pemerintah kota pekanbaru setiap minggu pagi yang bertempat di sepanjang jalan diponegoro. acara car free day atau biasa disebut CFD memang selalu ramai dikunjungi masyarakat kota pekanbaru, baik dari remaja sampai yang sudah berkeluarga, momen ini di manfaatkan masyarakat kota untuk berolahraga maupun ingin menghabiskan hari libur bersama keluarga.

Tak hanya itu saja momen ini juga dimaksimalkan bagi komunitas-komunitas yang ada di pekanbaru untuk berbagi informasi. jika sudah lelah berolahraga tidak sulit untuk membeli makanan ataupun minuman karna sangat banyak sekali penjual makanan dan minuman di setiap jalanan CFD tersebut.

MARS MUHAMMADIYAH

LIRIK LAGU MARS MUHAMMADIYAH Sang Surya Telah Bersinar Shahadat Dua Melingkar Warna Yang Hijau Berseri Membuatku Rela Hati Yaa Allah Tuhan Rabbiku Muhammad Junjunganku Al Islam Agamaku Muhammadiyah Gerakanku Di…

MAPALA UMRI Gelar Pendakian Bersama


Pekanbaru, Mapalaumri.com (16/11) Pada bulan Oktober lalu anggota MAPALA UMRI membentuk panitia pendakian bersama MAPALA UMRI dan merumuskan teknis diantara pendaftaran peserta, latihan fisik peserta dan panitia, menyiapkan perlengkapan keberangkatan dan transportsi.

Wisata gunung marapi sumatra barat memang tidak di ragukan lagi keindahan nya, karna dengan ketinggian mencapai 2891 Meter Dari Permukaan Laut (MDPL). dari puncak cadas kita dapat melihat pemandangan gunung singgalang nan cantik. jika mendaki ke puncak merpati kita akan melihat pemandangan danau singkarak yang mempesona dan tentunya negri di atas awan sudah pasti membuat riang hati saat melihat nya.
wow sudah tidak sabar kan para peserta pendakian bersama MAPALA UMRI

Keberangkatan akan dijadwalkan pada tanggal 24-26 November bulan ini. melewati jalur koto baru sumatra barat.

demikian menjadi alasan pemilihan lokasi pendakian bersama oleh MAPALA UMRI. dengan jumlah peserta pendakian 25 orang yang terdiri dari mahasiswa UMRI dan umum.

Mapalaumri.com(12/11) Setelah dilaksanakannya open recruitment pada bulan September dan Oktober bulan lalu. Dan telah dilaksanakannya latihan fisik serta tes fisik, kesehatan dan wawancara. Kini MAPALA UMRI melantik adik-adik calon siswa menjadi siswa MAPALA UMRI

Pelantikan calon siswa menjadi siswa MAPALA UMRI dilaksanakan pada Sabtu (11/11/2017) pukul 09.00 WIB di kampus satu Universitas Muhammadiyah Riau, Jalan KH. Ahmad Dahlan No.88, Sukajadi-Pekanbaru, Riau. Pada kegiatan pelantikan ini, dihadiri oleh Rektor, , Wakil Rektor I, Pembina, Perintis, Anggota Penuh, Anggota Muda MAPALA UMRI dan dibuka secara simbolis dengan penyematan slayer kuning kepada siswa oleh bapak rektor dan wakil rektor I Universitas Muhammadiyah Riau.

Pada penyampaian kata sambutan oleh bapak Mubarak M.Si berpesan

“bagi siswa yang baru dilantik untuk lebih bersemangat dalam kegiatan materi ruangan, karna didalm materi ruangan tersebut sangat dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari, dan berpesan untuk siswa MAPALA UMRI yang baru dilantik untuk sabar dalam kegiatan baik materi ruangan maupun praktek dilapangan. itu semua dilakukan pasti demi yang terbaik untuk adik-adik”